Senin, 04 Desember 2017

salurkan setetes darah, rasakan sejuta manfaatnya

"Salurkan setetes darah, rasakan sejuta manfaatnya"


1.     Pengertian Donor Darah
Donor Darah Sukarela (DDS) adalah orang yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Banyaknya DDS yang rutin donor darah, dapat memenuhi kebutuhan darah setiap hari. Hal ini tentu sangat menguntungkan pasien yang membutuhkan darah. DDS membantu tersedianya darah sehat yang sudah siap diolah dan siap digunakan kapan pun.
2.     Syarat Donor Darah 
Anda bisa berdonor darah bila:
a.       Usia 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orangtua).
b.      Berat badan minimal 45 kg
c.       Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius
d.      Tekanan darah baik yaitu sistole = 110-160 mmHg, diastole = 70-100 mmHg
e.       Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali/menit
f.       Hemoglobin perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk laki-laki minimal 12,5 gram
g.      Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak 5 kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya 3 bulan
h.      Calon donor dapat mengambil dan menandatangani formulir pendaftaran, lalu menjalani pemeriksaan pendahuluan, seperti kondisi berat badan, HB, golongan darah, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan dokter.
3.     Manfaat Donor Darah
Padahal dengan melakukan donor darah selain dapat bermanfaat bagi orang lain ternyata juga memiliki manfaat bagi tubuh kita, diantaranya : Kesehatan jantung Penelitian telah menunjukkan bahwa donor darah dapat membantu mengurangi kelebihan kadar zat besi dalam darah. Kelebihan zat besi dalam darah bisa berbahaya, karena hal ini berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sangat berpotensi terhadap serangan jantung dan stroke. Dengan mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah akan lebih stabil.Meningkatkan produksi sel darah merah.
Selain Zat besi, ternyata donor darah juga dapat membantu tubuh untuk menstabilkan jumlah sel darah merah. Anda tidak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah karena sumsum tulang belakang Anda akan segera mengisi kembali sel darah merah yang hilang. Sebagai pendonor, Anda akan mendapatka pasokan sel darah merah baru setiap kali Anda mendonorkan darah. Donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembentukan sel darah baru.Membantu menurunkan berat badan.
Jika Anda termasuk salah satu dari mereka yang sedang giat membakar kalori dalam tubuh, memilih untuk menjadi pendonor darah adalah keputusan yang tepat. Dengan menyumbangkan sekitar 450 ml darah akan membantu proses pembakaran sekitar 650 kalori. Jumlah kalori ini sudah cukup banyak untuk dapat merampingkan pinggang.Kesehatan psikologis.
Memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, pastilah akan memberikan kepuasan psikoligis tersendiri. Sebuah penelitian mengatakan, jika orang usia lanjut dan rutin menjadi pendonor darah bisa merasakan hidup lebih berenergi dan bugar.Mendeteksi penyakit.
Prosedur standar sebelum mendonorkan darah adalah, darah Anda akan diperiksa dari berbagai macam penyakit, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, malaria dan masih banyak lagi yang lainnya. Sangat penting untuk mengantisipasipenularan penyakit melalui tranfusi darah. Sisi baik bagi si pendonor adalah informasi kesehatan dapat langsung diterima saat mendonorkan darah.
4.     Langkah - Langkah Donor Darah
Untuk terciptanya disiplin serta meminimalisasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan, maka terdapat juga sistem dan mekanisme dalam pelaksanaan Donor darah.
a.       Donor menyerahkan kartu donornya kepada petugas transfusi bila sudah pernah donor, dan yang baru nantinya setelah menyumbangkan darahnya akan dibuatkan kartu donor

b.      Donor ditimbang berat badannya
c.       Donor dites golongan darahnya dan kadar haemoglobil (HB)



d.      Setelah memenuhi untuk menjadi donor sesuai persyaratan diatas seperti HB normal, berat badan cukup, maka dono3r dipersilahkan tidur untuk diperiksa kesehatannya oleh dokter transfusi
e.       Setelah memenuhi syarat (sehat menurut dokter) barulah petugas transfusi darah (AID/PTID) siap untuk menyadap (mengambil) darahnya berdasarkan berat badan (250 cc – 500 cc)
f.       Setelah diambil darahnya donor dipersilahkan ke kantin donor untuk menikmati hidangan ringan berupa kopi/susu, telor dan vitamin
g.      Donor kembali ke bagian administrasi untuk mengambil kartu donornya yang telah diisi tanggal penyumbang dan registrasi oleh petugas
h.      Selesai (pulang), dan bisa kembali menyumbangkan darahnya setelah 75 hari(2,5 bulan)
5.     Efek Setelah Donor Darah
Pada dasarnya, donor darah sangat aman, meskipun beberapa orang mungkin dapat menderita efek samping ringan, seperti:
a.       Memar pada daerah bekas suntikan untuk pengambilan darah
b.      Nyeri pada lengan bekas suntikan
c.       Pusing dan pingsan
Efek samping yang berat dan memerlukan perawatan medis sangat jarang, kurang dari 1 dalam 3500 kasus. Pada kondisi yang Saudara alami, dimana pusing dan melayang masih terasa selama 2 hari, hal ini bisa saja merupakan efek samping dari donor darah namun tidak membahayakan. Cobalah beristirahat, menghindari kerja berat, dan mengkonsumsi air putih yang cukup, minimal 2 L perhari, dan makanan bernutrisi seperti ayam, telur, daging, sayur hijau dan buah-buahan untuk mengembalikan stamina Saudara. Jika rasa pusing dan melayang masih berlanjut dalam 3 hari ke depan, maka sebaiknya Saudara memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui tekanan darah Saudara dan apakah ada infeksi lain yang Saudara derita.
6.     Berapa kali boleh donor dalam satu tahun?
Donor darah yang baik adalah bila disesuaikan dengan waktu regenerasi sel darah merah yaitu 120 hari, jadi donorkanlah darah anda dalam waktu 4 kali dalam satu tahun atau 3 bulan sekali. dalam mendonorkan darah, maka alat yang digunakan bersifat disposeable artinya hanya digunakan sekali pada satu orang lalu dibuang, jadi kemungkinan tertular penyakit melalui alat sangat kecil. begitu pula bila tidak ada kontak langsung dengan darah pendonor di samping anda maka kemungkinan tertular HIV-AIDS dll sangat kecil.


Daftar pustaka
PMI. 2013. Donor Darah Sukarela. http://www.pmi.or.id/index.php/kapasitas/sukarelawan/donor-darah-sukarela.html diaskes pada tanggal= 23, Desember 2013
PMI. 2013. Donor Sekarang – Syarat Donor Darah.  http://www.pmi.or.id/index.php/aktivitas/pelayanan/donor-darah/donor-sekarang.html?showall=&start=1 diaskes pada tanggal= 8, September 2013

Alasan memilih tema tentang donor darah

Saya memilih tema "salurkan setetes darah, rasakan sejuta manfaatnya" untuk saya jadikan topik dalam tugas kali ini karena darah sangat penting bagi semua makhluk hidup dan juga donor darah mempunyai manfaat bagi tubuh kita salah satunya adalah memperpanjang usia dan bermanfaat bagi orang lain yang sedang membutuhkannya.

Sabtu, 11 November 2017

Pengamatan Organoleptis Reagen


Assalamualaikum,
Kali ini saya akan menunjukan kegiatan-kegiatan yang ada di kampus Akademi Analis Kesehatan Theresiana. Salah satu kegiatan yang akan saya ceritakan adalah pengamatan organoleptis suatu reagen. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Kimia Akademi Analis Kesehatan Theresiana.

Pengamatan
1.       CuSO4
Warna        = Biru
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau
2.       NaCl
Warna        = Putih
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau
3.       ZnSO4
Warna        = Putih
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau
4.       MgSO4
Warna        = Putih
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau
5.       FeCl3
Warna        = Kuning Coklat
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau
6.       Al2(SO4)3
Warna        = Putih
Bentuk      = Kristal
Bau            = Tidak Berbau
7.       FeSO4
Warna        = Hijau
Bentuk      = Kristal
Bau            = Tidak Berbau
8.       NH4Cl
Warna        = Putih
Bentuk      = Serbuk
Bau            = Tidak Berbau


Terimakasih sudah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat
Inokulasi Escherichia coli pada Media Mac Conkey Agar




Assalamualaikum,
Kali ini saya akan menunjukan kegiatan-kegiatan yang ada di kampus Akademi Analis Kesehatan Theresiana. Salah satu kegiatan yang akan saya ceritakan adalah Inokulasi Escherichia coli pada Media Mac Conkey Agar. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Medis Akademi Analis Kesehatan Theresiana. Tujuan Inokulasi ini adalah untuk mendapatkan koloni kuman yang terpisah, sehingga koloni kuman tersebut dapat diidentifikasi.

Berikut adalah cara menginokulasi kuman pada media:
1.      Disiapkan alat dan bahan.
2.      Media Mac Conkey Agar yang telah disiapkan dikeringkan dengan cara dioven dengan suhu 60 derajat celcius selama 15 menit.
3.      Ditanam kuman pada media Mac Conkey tersebut dengan cara:
-Ose dipanaskan hingga membara merah, didinginkan.
-Mulut tabung suspensi kuman dipanaskan.
-Diambil suspensi kuman dengan menggunakan ose tadi.
-Mulut tabung dipanaskan kembali.
4.      Ose digoreskan pada media hingga membuat goresan sebanyak mungkin agar menghasilkan koloni yang terisolir.
5.      Diinkubasi media tersebut pada suhu 37 derajat celcius selama 18 - 24 jam.
6.      Diamati koloni kuman tersebut.


Terimakasih sudah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat
Cara Pengoprasian Centrifuge


Assalamualaikum,
Kali ini saya akan menunjukan kegiatan-kegiatan yang ada di kampus Akademi Analis Kesehatan Theresiana. Salah satu kegiatan yang akan saya ceritakan adalah cara pengoprasian centrifuge. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Medis Akademi Analis Kesehatan Theresiana.

Berikut adalah cara pengoprasian centrifuge:
1.      Disiapkan bahan yang akan dicentrifuge.
2.      Disambungkan kabel pada arus listrik.
3.      Ditekan tombol on.
4.      Dimasukan tabung yang akan dicentrifuge secara seimbang.
5.      Diatur timer dan kecepatan.
6.      Tutup centrifuge ditutup.
7.      Ditekan tombol start.

Centrifuge merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan organel berdasarkan massa jenisnya melalui proses pengendapan. Centrifuge biasanya digunakan untuk:
-Memisahkan partikel atau sel darah dari while blood untuk memperoleh plasma atau serum.
-Memisahkan endapan protein dalam pemeriksaan kimia.
-Untuk mendapatkan elemen seluler berkonsentrasi tinggi dan komponen lainnya dari cairan biologi untuk pemeriksaan mikroskopik atau pemeriksaan kimia.
-Memisahkan komponen lipid dan komponen lainnya dari plasma/serum, dan memisahkan lipoprotein dari yang lainnya.

Centrifuge memiliki prinsip kerja sesuai dengan fungsinya yaitu berdasarkan gaya sentrifugal yang timbul apabila suatu benda diputar dari suatu titik semakin tinggi kecepatan putaran yang diberikan maka semakin besar gaya sentrifugal yang dihasilkan. Lama tidaknya proses pemisahan zat tergantung dari kekentalan zat tersebut. Semakin kental larutan maka akan semakin lama pula untuk melakukan pemisahan zat atau larutan tersebut.

Ada beberapa jenis centrifuge yaitu General Purpose Centrifuge, Micro Centrifuge,    Speciality Centrifuge,  Ultra dan Refrigerated Centrifuge

Terimakasih sudah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat


salurkan setetes darah, rasakan sejuta manfaatnya

"Salurkan setetes darah, rasakan sejuta manfaatnya" 1.      Pengertian Donor Darah Donor Darah Sukarela (DDS) adalah or...